Mengumpulkan Tulang Berserakan, Upaya Menghimpun Nasab dan Silsilah Bani Banada Desa Mirat

Selama 2 (dua) malam, Jum’at-Sabtu (12-13 Juni/2020) beberapa perwakilan Bani Banada tampak berkumpul di kediaman H. Nasir Salim komplek Janawi Desa Mirat Kecamatan Leuwimunding Majalengka. Acara yang digelar mulai pukul 19.30 hingga dini hari itu menurut H. Nasir Salim merupakan upaya menghimpun kembali nasab dan silsilah Bani banada desa Mirat.

“Ada 4 (empat) tokoh sentral dalam sejarah pendirian dan pengembangan Pondok Pesantren Banada, Yakni Syekh Buyut Nur Shomad Cibatur Leuwimunding, Syekh Buyut Nurqiyam Dukuhasih Parungjaya, Syekh Buyut Madinah Lidahu Leuwimunding dan Syekh Buyut Harun Banada Mirat”, jelas Nasir.

Pada pertemuan tersebut, lanjut Nasir, dibahas beberapa hal, yakni : Nasab dan silsilah keempat tokoh tersebut, riwayat hidup, dan data anak keturunannya. Yang paling berat, menurut Nasir, adalah menentukan nasab dan silsilah serta riwayat hidup beliau-beliau itu, karena sangat sedikit sumber rujukan tertulis dan para generasi tua yang sudah meninggal dunia. “Beruntung pada pertemuan itu hadir para sesepuh yang masih teringat dengan cerita-cerita yang disampaikan orang tua secara turun temurun, sehingga sedikit banyak menambah referensi untuk dijadikan rujukan penunjang”, katanya.

Sementara itu, K. Fuad Sya’ban pengasuh pondok pesantren Raudlatut Tholibin Panjalin Sumberjaya, mengatakan hasil penelusuran, kajian, dan musyawarah keluarga ini akan dicatat sebagai kesimpulan sejarah buyut-buyut pendiri pondok pesantren Banada Mirat. Kyai Fuad mengharapkan, upaya yang dilakukan generasi Banada hari ini menjadi rujukan sejarah bagi anak keturunan generasi yang akan datang.

“Yang terpenting, anak keturunan buyut-buyut Banada dapat mentauladani kesholihan, keilmuan, dan kehidupan terpuji dari para leluhur kita,” ujarnya.

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain :

  1. KH. Manshur Syathibi, Ciparay, bin K. Salim bin K. Amin bin KH Manshur bin Syekh Buyut Madinah,
  2. K. Sayuthi Abd. Rosyid, janawi mirat, bin H. Abd. rosyid, Bin Nyai Qori’ah bnti Nyai Marfu’ah binti Syekh Buyut Harun,
  3. K, Fuad Sya’ban, Panjalin, bin K. Sya’ban, bin KH. Nasuha bin Syekh Buyut Harun,
  4. Arifin Muslim, Leuwimunding, bin KH. Muslim bin K. Abd. Rohim bin K. Abd. Rouf bin Syekh Buyut Madinah,
  5. H. Abdul Yazid, Leuwimunding, bin H. Abdul Muin bin KH. Mahfudz bin KH. Abdul Mun’in bin Syekh Buyut Harun,
  6. H. Bahruddin, pasalakan cirebon, bin Hj. Syarifah binti Nyai Kafsah binti KH. Nasuha bin Syekh Buyut Harun,
  7. Abdul Muin, Sindangwangi, bin K. Dimyati bin KH. Nasuha bin Syekh Buyut Harun,
  8. H. Hasyim, Rajagaluh,
  9. Anas Nasuha, Mirat,
  10. Lastari, Janawi Mirat, bin
  11. Ade Junaidi, Lidahu Leuwimunding, bin
  12. Domek Abd. Rohmat, Lidahu Leuwimunding, bin
  13. Mustain Muslim, Leuwimunding, bin KH. Muslim bin K. Abd. Rohim bin K. Abd. Rouf bin Syekh Madinah,
  14. Nawawi, babadan Indramyu, bin
  15. Nasir, Dukuhasih Parungjaya, bin
  16. Mansur, Sindangwangi, bin
  17. Musyaffi Ibadullah, Mirat, bin K. Abdul Jalil bin
  18. Aan Saeful Alam, Rajagaluh, bin Saefuddin bin KH Abdul Muin bin KH. MAhfudz bin KH. Abdul Mun’im bin Syekh Buyut Harun,
  19. Syarkowi, janawi mirat, bin Lastari bin

[rep : Emna elganavi]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *