Mengenal Syekh Buyut Nur Shomad Cibatur

Syekh Buyut Nur Shomad Cibatur dilahirkan di Talaga sekitar tahun 1731 M. Beliau adalah putra Syekh Faqih Ibrohim Talaga bin Syekh Abdul Muhyi Pamijahan, hasil pernikahan dengan Nyai Mas Ratu Putri binti Prabu Arya kikis, raja muslim KerajaanTalaga, yang terkenal dengan julukan Sunan Wanaperih.

Sebenarnya belum ada data tertulis yang otentik yang menisbatkan Syekh Buyut Nur Shomad kepada Syekh Faqih Ibrohim Talaga. Penulis belum menemukan data dari pihak ahli waris Syekh Muhyi Pamijahan, atau dari pihak Juru Kunci Makam Syekh Faqih Ibrohim atau juga dari pihak ahli waris kerajaan talaga manggung. Syekh Faqih Ibrohim Talaga merupakan menantu dari seorang raja Talaga Manggung, tentunya data anak keturunannya tercatat dalam buku silsilah kerajaan.

Penulis berani menisbatkan Syekh Buyut Nur Shomad kepada Syekh Faqih Ibrohim Talaga bin Syekh Abdul Muhyi Pamijahan karena mendapat beberapa sumber rujukan, yaitu :

1- Tulisan DR. KH. Khozin Nasuha Arjawinangun Cirebon. Dalam blog pribadinya www,chozinnasuha,blogspot,com Dosen UIN Sunan Gunung Jati Bandung yang juga termasuk dzurriyah Banada menuturkan, bahwa Syekh Nur Shamad Cibatur Leuwimunding merupakan putra dari Syekh Faqih Ibrohim Talaga bin Syekh Abdul Muhyi Pamijahan. Lebih lanjut, Kiai Khozin menambahkan, Syekh Nur Shamad mempunyai beberapa putra dan putri, antara lain : Nyai Maryam yang dinikahi oleh KH, Nawawi Sepuh, pengasuh periode kedua pondok pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon dan KH. Nur Qiyam pendiri pondok pesantren Banada Mirat Leuwimunding Majalengka.

Pendapat Kiai Khozin ini berdasarkan anjuran Kiai Amin Sepuh, Penerus Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, yang mengatakan :” Jika keluarga Babakan mendapat kesusahan, hadiahkanlah Al-Fatihah kepada lima orang tokoh, antara lain : Kyai Abdul Latif dan Kyai Nur Shamad. Tokoh pertama adalah ayahanda Kiai Nawawi Sepuh yang dikuburkan di Desa Pamijahan Kecamatan Plumbon. Sedangkan tokoh kedua adalah ayah dari Nyai Maryam (istri kiai Nawawi). Di samping itu, tambah Kiai Khozin, Kiai Fuad Amin juga sering menceritakan tentang Syekh Faqih Ibrohim yang dikuburkan di Desa Cipager Talaga Majalengka.

2- Penulis mendapat cerita dari kakak penulis, yakni KH. Marzuqi Salim bin K. Salim bin K. Amin bin KH. Syekh Mansur bin Kyai Madinah bin Syekh Buyut Nur Shomad, bahwa saat beliau mendapat gangguan dari orang-orang yang memusuhi di Surabaya, beliau datang kepada gurunya, yakni KH. Sanadi Bukhori Garawangi Sumberjaya Majalengka untuk minta arahan dan petunjuk. Kiai Sanadi Bukhori merupakan kiai kharismatik yang dikenal sebagai kiai jagoan dan ahli di bidang supranatural. Setelah menceritakan maksud dan tujuannya, lalu Kiai Sanadi Bukhori mengatakan nanti kamu ke sini lagi 3 hari ke depan.

Ketika 3 hari berselang kakak penulis ke sana lagi, beliau -Kyai Sanadi Bukhori- mengatakan ‘kamu itu keturunan Syekh Ibrohim Talaga’, maka kakak penulis di kemudian hari mencari maqbaroh Syekh Faqih Ibrohim Talaga bersama dengan pamannya, KH. Muslim Sya’roni, dan saudara misannya, H. Idi Saidii, dan akhirnya ketemu.

3. Cerita dari mulut ke mulut yang beredar di kalangan masyarakat Leuwimunding Kabupaten Majalengka, khususnya di antara dzurriyah Banada yang tidak mungkin penulis paparkan di sini satu persatu.

Kedatangan Syekh Buyut Nur Shomad yang lahir di Talaga ke wilayah Leuwimunding, menurut cerita H. Yazid bin KH. Abdul Muin bin KH. Mahfudz bin KH Abdul Muním bin KH. Harun Banada, adalah karena perintah ayahandanya untuk menyebarkan dakwah islamiyah dan atas permintaan seorang pangeran dari Keraton Kanoman Cirebon untuk membantu perang melawan penjajah Belanda dalam Perang Kedondong.

Masih menurut cerita H. Yazid, Syekh Buyut Nur Shomad kemudian tinggal di desa Leuwimunding untuk menyebarkan agama Islam dan mendapatkan jodoh dengan Nyai Siti Asiyah, putri seorang tokoh ulama setempat, Syekh KH. Babussalam.

Putra-Putri Syekh Buyut Nur Shomad Cibatur Leuwimunding

Dalam catatan KH. Muslim Sya’roni ( bin K. Abdurrohim bin K. Abdul Rouf bin Kiai Madinah bin Syekh Buyut Nur Shomad), Syekh Buyut Nur Shomad Alfaqih memiliki beberapa orang putra dan putri, yaitu :

  1. Nyai Maryam. Menurut catatan Kyai Muslim beliau menikah dengan Kyai Adzroí bin Kyai Nawawi Sepuh Babakan Ciwaringin Cirebon. Namun menurut KH. Khozin, Nyai Maryam menikah dengan Kyai Nawawi Sepuh Babakan Ciwaringin. dan dari perkawinan tersebut melahirkan 5 orang, yaitu Nyai Kholifah, Nyai Mutimmah, Kiai Adzroí sepuh, Nyai Halimah Sepuh dan Nyai Syarifah.
  2. Nyai Mbok Melik, muqim di Jebor Parungjaya, menikah dengan H. Muhammad Hasan. Selanjutnya belum ditemukan silsilah beliau;
  3. Syekh Kyai Tuban. Dalam tulisan Sejarah Desa Mirat Kec. Leuwimunding, Syekh Kyai Tuban merupakan Pendiri Pondok Pesantren Dukuh Mentik, sebuah dusun di sebelah timur desa parungjaya Leuwimunding sekarang. Beliau dimakamkan di Dusun Sukamenak Desa Parungjaya Leuwimunding. Makamnya banyak diziyarahi oleh masyarakat sekitar dan dari luar wilayah Leuwimunding. Beberapa kisah tentang beliau akan kami tulis dalam judul khusus;
  4. Syekh Kiai Madinah. Menurut catatan KH. Muslim dan juga cerita turun temurun keluarga Banada, Syekh Kiai Madinah bermuqim di dusun Lidahu desa Leuwimunding. Beliau menikah dengan Nyai Asiyah binti Syekh Buyut Nurqiyam Banada. Semasa hidupnya, Syekh Buyut Madinah terkenal sebagai ulama yang mumpuni di bidang ilmu agama dan ilmu kanuragan. Beliau bersama-sama dengan Syekh Buyut Harun memberikan pengajian agama di pondok pesantren Banada. Beliau wafat dan dimakamkan di komplek maqbaroh Banada Desa Mirat Leuwimunding. Beberapa kisah dan silsilah anak keturunan beliau akan penulis sampaikan dalam judul khusus;
  5. Syekh Kiai Thobos. Menurut catatan KH. Muslim, Kiai Thobos muqim di dusun Rimbo desa Leuwikujang Leuwimunding dan dimakamkan di Desa Balagedog Kecamatan Sindangwangi.

Nasab Syekh Buyut Nur Shomad Cibatur Leuwimunding

Syekh Buyut Nur Shomad Cibatur dalam silsilah nasabnya merupakan keturunan Rasulullah SAW yang ke-30. Selengkapnya, silsilah nasab beliau adalah sebagai berikut :

  1. Syekh Buyut Nurshomad Cibatur, bin :
  2. Syekh Maulana Faqih Ibrohim Sunan Cipager Talaga, bin :
  3. Syekh Maulana Abdul Muhyi Pamijahan, bin :
  4. Raden Ajeng Tanganziah,  binti :
  5. Raden Kentol Sumbirana, bin :
  6. Raden Wiracandra Kyai Agung Pamekel Tempuh, bin :
  7. Pangeran Girilaya {Pangeran Seda Lautan), bin :
  8. Sunan Dalem Maulana Zainal Abidin Pangeran Giri Kedaton, bin :
  9. Sunan Dalem Maulana Ainul Yaqin susunan Giri Kedaton, bin
  10. Maulana Ishak Makdhum, bin :
  11. Maulana Asmorokondi Ibrahim Zainuddin Al-Akbar As-Samarqandy (Ibrahim Asmoro), bin :
  12. Jamaluddin Akbar al-Husaini (Maulana Akbar), bin :
  13. Ahmad Syah Jalal (Jalaluddin Khan), bin :
  14. Abdullah (al-Azhamat) Khan, bin :
  15. Abdul Malik (Ahmad Khan), bin :
  16.  Alwi Ammi al-Faqih, bin
  17.  Muhammad Shahib Mirbath,  bin :
  18. Ali Kholi’i Qosim, bin :
  19. Alwi ats Tsani, bin :
  20. Ubaidillah, Alwi Awwal, Muhammad Sahibus Saumiah, bin :
  21. Ahmad Al Muhajir, bin :
  22. Isa Albasyari ar rumi, bin :
  23. Muhammadan Naqib, bin :
  24. Ali AI’Aridhi, bin :
  25. Ja’far Ash Shodiq, bin :
  26. Muhammad Al Baqir, bin  :
  27. Ali Zaenal Abidin, bin :
  28. Sayiidina Imam Husain, bin :
  29. Sayyidina Ali karroma Allahu wajhahu dan Fatimah az-Zahra binti :
  30. Rosulullah SAW

Syekh Buyut Nurshomad wafat sekitar tahun 1810 dan dimakamkan di pemakaman dusun Cibatur Desa Ciparay Kecamatan Leuwimunding. Beberapa kisah dan data anak keturunan Beliau akan ditulis dalam judul yang lain.

Wallahu a’lam bis showab, wa lahumul Fatihah

Banada, 10 Juni 2020

Penulis,

Emna Elganavi (H. Nasir bin H. Salim bin K. Amin bin KH Mansur bin Kyai Madinah bin Syekh Buyut Nur Shomad)

5 Comments on “Mengenal Syekh Buyut Nur Shomad Cibatur”

  1. Assalamualaikum🙏🙏punten..menurut buku nasab keturunan syekh KH nur shomad cibatur Bin Syekh Maulana Faqih Ibrohim Talaga Tidak Langsung Ke Syekh Abdul Muhyi Pamijahan,, Tetapi Syekh KH Nur Shomad Cibatur Bin Syekh Maulana Faqih Ibrohim Talaga Bin Syekh Maulana Sholihin Bin Syekh Masnida Muhyidin Bin Syekh Abdullah Bin Syekh Maulana Abdul Muhyi Pamijahan Tasikmalaya Dan Seterusnya..Terima Kasih

  2. Ada tokoh Buyut Madawi di Desa Wiyong, konon beliau juga keturunan dari Buyut Nur Shomad, banyak putra putri Buyut Madawi yang meneruskan bergerak dibidang keagamaan di desa tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *