Maqbaroh Banada Akan Jadi Destinasi Wisata Religi



Banada--Maqbaroh Banada direncanakan akan menjadi destinasi wisata religi Desa Mirat Kecamatan Leuwimunding. Demikian disampaikan Kepala Desa Mirat, Asep Sumekar, di sela-sela acara Halal Bihalal Keluarga Besar Buyut-Buyut Banada, Senin 10 Syawwal 1441 H. (2/6/20) beberapa waktu yang lalu.

Dikatakannya, Desa Mirat Kecamatan Leuwimunding saat ini telah menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat Kabupaten Majalengka dan sekitarnya. Salah satu obyek yang mejadi tujuan wisatawan adalah wana wisata Cadas Gantung yang terletak di bawah kaki gunung Sanghiyang Dora Desa Mirat. Obyek wisata yang lain yang sekarang sedang booming adalah Puncak Gunung Sanghiyang Dora. Setiap akhir pekan ribuan orang akan rela bersusah payah mendaki puncak gunung ini demi mendapatkan pemandangan eksotis di malam hari dari arah puncak. Bahkan mereka juga menginap di puncak gunung dengan memasang tenda-tenda sederhana masing-masing.

"Alhamdulillah Desa Mirat sudah memiliki 2 obyek wisata jasmaniyah yang sedang digandrungi kalangan wisatawan. Maka kami ingin menambah obyek wisata yang bersifat religius dengan adanya Makam Banada ini. Ini sangat memungkinkan, karena di maqbaroh ini dikebumikan tokoh-tokoh yang masa hidupnya mengabdikan diri kepada agama, bangsa dna masyarakat, dan di kalangan masayarakat Leuwimunding dan sekitarnya, maqbaroh ini sudah tidak asing lagi", Kata Kuwu Asep Sumekar.

Ditambahkannya, suasana alam sekitar juga sangat mendukung makam ini dijadikan destinasi wisata religi. Selain dikelilingi tumbuhan yang rimbun dan sumber mata air yang tersedia sepanjang waktu, juga terdapat ratusan pohon durian yang ditanam di sebelah timur komplek makam. Durian Banada yang dikenal memiliki cita rasa khas nantinya akan menjadi penunjang Makam Banada menjadi obyek wisata religi.

Sementara itu, Drs. Arifin Muslim dalam sambutan Halal Bihalal waktu itu menyampaikan tanggapan positifnya atas rencana pemerintah Desa Mirat tersebut. Menurutnya, tokoh-tokoh Banada sudah layak menjadi rujukan masyarakat Kecamatan Leuwimunding dan sekitarnya dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bermasyarakat.

"Tokoh-tokoh seperti Buyut Nur Shomad, Buyut Nur Qiyam, Buyut Harun, Buyut Madinah dan buyut-buyut Banada yang lain merupakan tokoh yang selalu mengabdikan dirinya untuk agama, bangsa dan masyarakat. Mereka adalah para pejuang kemerdekaan, para pejuang agama, dan pelayan masyarakat. Maka dengan dijadikan sebagai tempat tujuan wisata religi, akan lebih banyak lagi masayarakat yang mengenal dan mensuritauladani kehidupan mereka dalam beragama, berbangsa dan bermasayarakat", ungkap Kepala MAN 1 Kuningan ini.

Untuk mewujudkan program tersebut, lanjut Arifin, pihaknya akan meminta Anak Keturunan Banada yang menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan Anggot DPRD Kabupaten Majalengka, yakni H. Nasir Salim dan Drs. Suheri Shidiq, untuk membantu pemerintah Desa Mirat dalam persiapan anggarannya.

Banada, 17 Juli 2020

Emna El-Ganavi



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *